Cara Terbaik Menggunakan Stun Gun

Cara menggunakan stun gun

Untuk mengacaukan sistem komunikasi ini, pengguna bisa membidik bagian tubuh manapun dari si penyerang. Di seluruh tubuh manusia terdapat saraf, sehingga di mana pun listrik acak dialirkan maka penyerang akan lumpuh.

Sasaran
Sasaran sengat yang optimal adalah di leher dan batang tubuh. Misal, di bawah lengan, bahu bagian atas, selangkangan, dan pinggul atas (di bawah tulang rusuk). 
Daerah-daerah tersebut adalah pusat saraf. Dengan demikian, arus listrik akan mempengaruhi seluruh tubuh saat terkena sengatan. Namun, sebenarnya stun gun akan bereaksi jika disentuhkan di bagian tubuh manapun. 

Teknik
Tembakkan pada penyerang selama 3-5 detik. Pengguna mungkin perlu menyengat lebih lama jika penyerang bertubuh besar. Jika pengguna menyentuh penyerang, ia tak akan ikut tersengat. Letakkan stun gun di tempat yang mudah diakses sehingga bisa digunakan kapan saja.
Sebelum menggunakan stun gun, perhatikan tiap fitur dan tombol perangkat. Baca informasi mengenai perangkat. Ketahui di mana tombol ON /OFF, saklar pengaman, pelatuk, dan fitur lainnya. Berlatih memegang dan menggunakannya sebelum mempraktekkan di kondisi sebenarnya. 
Jangan menyentuh elektroda yang berupa logam selama 5-10 menit setelah pemakaian. Sebab, ini adalah lokasi pengantar listrik.